Makalah Komponen Indikator Hasil Belajar


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Salah satu indikator tercapai atau tidaknya suatu proses pembelajaran adalah dengan melihat hasil belajar yang dicapai oleh siswa. Hasil belajar merupakan cerminan tingkat keberhasilan atau pencapaian tujuan dari proses belajar yang telah dilaksanakan yang pada puncaknya diakhiri dengan suatu evaluasi. Hasil belajar diartikan sebagai hasil akhir pengambilan keputusan tentang tinggi rendahnya nilai siswa selama mengikuti proses belajar mengajar, pembelajaran dikatakan berhasil jika tingkat pengetahuan siswa bertambah dari hasil sebelumnya (Djamarah, 2000: 25).
Hasil belajar dapat dikatakan tuntas apabila telah memenuhi kriteria ketuntasan minimum yang ditetapkan oleh masing-masing guru mata pelajaran. Hasil belajar sering dipergunakan dalam arti yang sangat luas yakni untuk bermacam-macam aturan terdapat apa yang telah dicapai oleh murid, misalnya ulangan harian, tugas-tugas pekerjaan rumah, tes lisan yang dilakukan selama pelajaran berlangsung, Ulangan Akhir semester dan sebagainya.
Oleh karena itu, Makalah ini mencoba membahas Tentang Konsep Indikator Hasil Belajar. Semoga makalah ini sedikit banyak bermafaat bagi pembaca pada umumnya dan pemakalah pada  umumnya

B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud Komponen Indikator ?
2. Apa yang dimaksud Hasil Belajar ?
3. Apa saja Komponen Indikator Hasil Belajar ?
C. Tujuan Makalah
Makalah  ini dibuat oleh pemakalah untuk memenuhi tugas  Dosen Mata Kuliah Materi PAI SMP/SMA Semester VI Fakultas Agama Islam UNISLA oleh Bapak Mashur, M.Ag.











BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Komponen Indikator
Dalam kaitannya dengan KTSP guru hendaknya memahami langkah penting dalam menjabarkan  kompetensi dasar kedalam indikator. Sebelum guru dapat menjabarkan komptensi dasar kedalam indikator guru harus lebih mengerti definisi komponen indikator.
 Dalam kamus besar bahasa indonesia komponen adalah bagian dari keseluruhan, Sedangkan yang di maksud dengan indikator adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Jadi indikator merupakan kompetensi dasar yang sepesifik apabila serangkaian indikator dalam satu kompetensi dasar sudah tercapai berarti target kompetensi dasar tersebut sudah terpenuhi.
B. Pengertian Hasil Belajar
Hasil belajar merupakan hal yang dapat dipandang dari dua sisi yaitu sisi siswa dan dari sisi guru. Dari sisi siswa, hasil belajar merupakan tingkat perkembangan mental yang lebih baik bila dibandingkan pada saat sebelum belajar. Tingkat perkembangan mental tersebut terwujud pada jenis-jenis ranah kognitif, afektif, dan psikomotor. Sedangkan dari sisi guru, hasil belajar merupakan saat terselesikannya bahan pelajaran. Hasil juga bisa diartikan adalah bila seseorang telah belajar akan terjadi perubahan tingkah laku pada orang tersebut, misalnya dari tidak tahu menjadi tahu, dan dari tidak mengerti menjadi mengerti.
Menurut Woordworth (dalam Ismihyani 2000), hasil belajar merupakan perubahan tingkah laku sebagai akibat dari proses belajar. Woordworth juga mengatakan bahwa hasil belajar adalah kemampuan aktual yang diukur secara langsung. Hasil pengukuran belajar inilah akhirnya akan mengetahui seberapa jauh tujuan pendidikan dan pengajaran yang telah dicapai.
Dari penjelasan diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa hasil belajar pada hakekatnya adalah proses perubahan perilaku siswa dalam bakat pengalaman dan pelatihan. Artinya tercapainya tujuan kegiatan belajar mengajar ialah perubahan tingkahlaku, baik yang menyangkut pengetahuan, keterampilan, sikap, bahkan meliputi segenap aspek pribadi. Kegiatan belajar mengajar seperti mengorganisasi pengalaman belajar, menilai proses dan hasil belajar, termasuk dalam cakupan tanggung jawab guru dalam pencapaian hasil belajar siswa.
C. Komponen Indikator Hasil Belajar
Salah satu langkah penting yang harus dipahami oleh seorang guru dalam kaitannya dengan KTSP adalah merumuskan indikator, karena kunci pokok untuk memperoleh ukuran dan data hasil belajar siswa sebagaimana yang terurai di atas adalah dengan mengetahui garis-garis indikator. Adapun indikator sangat berhubungan dengan kompetensi dasar. Kompeteni dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan. Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa indikator sendiri adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Dalam aturan KTSP kata-kata yang harus digunakan dalam merumuskan indikator haruslah kata-kata yang bersifat operasional.
Pada komponen indikator, hal – hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut :
1.      Indikator merupakan penjabaran dari KD yang menunjukkan tanda-tanda, perbuatan atau respon yang dilakukan atau ditampilkan oleh peserta didik.
2.      Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik pendidikan, potensi daerah dan peserta didik.
3.      Rumusan indikator menggunakan kerja operasional yang terukur atau dapat diobservasi.
4.      Indikator digunakan sebagai bahan dasar untuk menyusun alat penilaian.
Berikut ini kami sajikan kata-kata operasional yang dapat digunakan untuk indikator hasilbelajar, baik yang menyangkut aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
1.      Kognitif Meliputi
a.       Knowledge (pengetahuan) yaitu, menyebutkan, menuliskan, menyatakan, mengurutkan, mengidentifikasi, mendefinisikan, mencocokkan, member nama, member leber, dan melukiskan.
b.      Comprehension(pemahaman) yaitu, menerjemakan, mengubah, menggeneralisasikan,menguraikan, menuliskan kembali, merangkum, membedakan, mempertahankan, menyimpulkan, mengemukakan pendapat, dan menjelaskan.
c.        Application (penerapan ) yaitu, mengoperasikan , menghasilkan mengatasi, mengubah, menggunakan, menunjukkan, mempersiapkan, dan menghitung.
d.      Analysis (analisis) yaitu, menguraiakan, membagi – bagi, memilih dan membedakan.
e.       Syntnesis (sintesis) yaitu, merancang merumuskan, mengorganisasikan, menerapkan, memadukan, dan merencanakan.
f.       Evaluation(evaluasi) yaitu, mengkritisi, menafsirkan dan memberikan evaluasi.
2.      Efektif Meliputi
a.       Receiving (penerimaan) yaitu mempercayai, memilih, mengikuti, bertanya, dan mengalokasikan.
b.      Responing(menanggapi) yaitu, konfirmasi, ,menjawab, membaca, membantu, melaksanakan, melaporkan dan menampilkan.
c.       Valuing (penamaan nilai) yaitu, menginisiasi, mengundang, melibatkan, mengusulkan, dan melakukan.
d.      Organigastion (pengorganisasian) yaitu, menverivikasi, menyusun, menyatukan, menghubungkan, dan mempengaruhi.
e.       Characterization (karakterisasi) yaitu menggunakan nilai – nilai sebagai pandangan hidup, mempertahankan nilai – nilai yang sudah diyakini.
3.      Psikomotorik Atau Gerak Jiwa Meliputi
a.       Observing (pengamatan) yaitu mengamati proses, member perhatian pada tahap – tahap sebuah perbuatan, memberi perhatian pada sebuah artikulasi.
b.       Imitation (peniruan) yaitu mlatih, mengubah, membongkar sebuah struktur, membangun kembali sebuah struktur dan menggunakan sebuah model.
c.       Practicing (pembiasaan) yaitu membiasakan prilaku yang sudah dibentuknya, mengontrol kebiasaan agar tetap konsistem.
d.      Adapting (penyesuaian) yaitu menyesuaikan model, mengembangkan model, dan menerapkan model.
Untuk memilih kata-kata operasional dalam indikator bisa melihat daftar kata-kata operasional debagaimana yang dikemukakan diatas. Akan tetapi guru sebenarnya juga dapat menambahkan kata-kata operasional lain untuk merumuskan indikator sesuai dengan karateristik peserta didik, kebutuhan daerah dan kondisi satuan pendidikan masing-masing.
Kemudian setelah indikator hasil belajar dari kompetensi dasar yang akan diajarkan telah diidentifikasi, selanjutnya dikembangkan dalam kalimat indikator yang merupakan karateristik kompetensi dasar.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
1.      Komponen adalah bagian dari keseluruhan, Sedangkan yang di maksud dengan indikator adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran
2.      hasil belajar pada hakekatnya adalah proses perubahan perilaku siswa dalam bakat pengalaman dan pelatihan. Artinya tercapainya tujuan kegiatan belajar mengajar ialah perubahan tingkahlaku, baik yang menyangkut pengetahuan, keterampilan, sikap, bahkan meliputi segenap aspek pribadi.
3.      Pada komponen indikator, hal – hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut:
a.       Indikator merupakan penjabaran dari KD yang menunjukkan tanda-tanda, perbuatan atau respon yang dilakukan atau ditampilkan oleh peserta didik.
b.      Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik pendidikan, potensi daerah dan peserta didik.
c.       Rumusan indikator menggunakan kerja operasional yang terukur atau dapat diobservasi.
d.      Indikator digunakan sebagai bahan dasar untuk menyusun alat penilaian.
B.  Kritik dan Saran
Dalam sebuah peribahasa disebutkan “Tiada Gading yang Tak Retak” dan juga tidak ada satupun yang sempurna didunia ini, karena kesmpurnaan hanya milik Allah, begitupun makalah ini yang kami yakin masih jauh dari kesempurnaan, maka dari itu saran maupun kritik membangun dari semua pihak, Khusunya Bapak Dosen Bapak Mashur, M.Ag untuk berkenan membimbing kami, karena saran dan kritik yang membangun merupakan embun kesegaran bagi kami yang tengah haus akan ilmu dan sebagai bekal kami untuk menapaki dunia pendidikan Agama Islam khususnya











DAFTAR PUSTAKA

Dimyati dan Mudjiono. 1999. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Sudjana,Nana. 2005. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Daryanto. 2007. Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta
Muslich, Mansur. 2009. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

0 komentar:

Poskan Komentar

My Facebook

Just Love Obe Person

Data Pengunjung

Hit Counter

Blog Archive

Followers

Code CBox milik sampeyan
Mau buat buku tamu ini ?
Klik di sini

Pages

sekali bendera dikibarkan, hentikan ratapan dan tangisan tengan terkepal dan maju kemuka. Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

Blogger templates

Blogger news

Time